Cara Menyetir Mobil Matic Termudah Untuk Pemula

By | June 11, 2017

Cara Menyetir Mobil Matic – Mobil Matic adalah tipe mobil yang menghadirkan kenyamanan tersendiri bagi tiap penggunanya. Walaupun pada hakikatnya, wajar bila saat belajar mengemudi mobil matik cukup sulit bagi para pemula. Mobil jenis ini sudah dilengkapi dengan tipe transmisi automatic, sehingga dapat memberi kemudahan kepada para penggunanya. Di Indonesiapun presentase nilai penjualan mobil tipe matic mengalami peningkatan setiap tahunnya. Mengemudikan mobil matic memang membutuhkan adaptasi serta pengetahuan bagi para pemula dan pengendara yang biasanya selalu menggunakan mobil tipe transmisi manual.

Meskipun sebenarnya cara mengendarai mobil tipe matic ini tidaklah jauh berbeda dengan mengemudikan mobil tipe manual, perbedaannya hanya terletak pada kopling saja. Untuk tipe matic tidak ada kopling dan kita tidak perlu memindahkan gigi lagi dikarenakan sudah berpindah dengan otomatis. Hadirnya tipe mobil transmisi automatic sebenarnya malah memudahkan bagi anda yang tinggal di daerah perkotaan apalagi dengan tingkat kemacetan yang begitu tinggi, seperti Jakarta. Tidak hanya itu saja karena berkat hadirnya mobil jenis matic ini, juga bisa memanjakan kaki dan pikiran para penggunanya yang sering ditemui ketika mengendarai mobil tipe manual. Untuk lebih jelasnya mengenai bagaimana cara mengemudikan mobil ini, berikut ini adalah tips dan trik menyetir mobil matic untuk pemula yang baik dan benar. Beberapa cara berikut kami peroleh dari berbagai sumber yang kemudian kami rangkum berdasarkan panduan resmi cara mengemudi mobil tipe matic.

Cara Menyetir Mobil Matic

Langkah – langkah Mengendarai Mobil Matic

  • Pertama dengan memperhatikan posisi serta urutan pergantian tuas transmisi, maka dalam hal ini Anda harus menghafalkannya hingga benar – benar menguasai. Cara ini bertujuan guna mencegah adanya kesalahan dalam mengganti tuas transmisi mobil matic anda. Adapun posisi pada tuas transmisi otomatis, biasanya berupa seperti yang tertera berikut ini.

P = dibaca “Park”, yaitu posisi dimana transmisi akan dikunci sehingga mobil tidak bergerak maju dan mundur.

R = dibaca “Reverse”, yaitu posisi gigi mundur (maksudnya digunakan ketika mobil hendak dimundurkan).

N = dibaca “Netral“ atau “No Gear”, yaitu transmisi yang tidak terkait dengan roda sehingga mobil dapat digerakkan maju dan mundur.

D = dibaca “Drive”, yaitu posisi ketika hendak mengedarai mobil. Dimana dalam posisi ini, secara otomatis mesin memilih posisi gigi yang paling sesuai berdasarkan kondisi serta kemiringan jalan (pada posisi ini mobil otomatis berjalan tanpa menginjak pedal gas, sehingga disini disarankan unuk menginjak rem terlebih dahulu sebelum memindahkan tuas ke posisi D).

O/D = dibaca “Over Drive”, yaitu posisi default yang berfungsi untuk menghalangi mesin agar tidak menggunakan gigi secara maksimal.

D2 / S = dibaca “Second”, yaitu posisi yang seperti halnya posisi O/D dengan posisi maksimum transmisi pada gigi 2.

D1 / F = dibaca “First”, seperti O/ D dengan posisi maksimum transmisi pada gigi 1. Posisi ini bertujuan untuk menarik beban sangat berat ketika jalan menurun secara tajam, sehingga transmisi akan membantu rem untuk mencegah mobil meluncur.

1/L = yaitu posisi yang bisa anda gunakan ketika berada pada jalan yang tanjakannya sangat curam.

Posisi Tuas Transmisi Mobil Matic 1

  • Kemudian Anda harus membiaskan untuk membebaskan kaki kiri dari pedal kopling yang biasa anda lakukan pada mobil tipe manual, karena pada mobil matik hanya tersedia dua pedal yaitu pedal gas dan rem. Hal ini bertujuan supaya kaki kiri terbiasa bebas menginjak pedal serta untuk menghidarkan resiko terjadinya kesalahan menginjak rem saat rpm mobil dalam keadaan meninggi.
  • Tips berikutnya yaitu dengan membiasakan menginjak rem setiap kali mengganti posisi transmisi, agar mobil tidak berjalan dengan sendirinya. Kami menambahkan hal ini karena hal inilah yang sering terjadi terhadap pengguna mobil tipe matic.
  • Selanjutnya adalah dengan memperhatikan kondisi jalan yang akan kita lewati, seperti ketika melintasi wilayah penuh tanjakan maka yang perlu anda lakukan adalah memindahkan transmisi ke posisi L. Karena pada keadaan posisi tersebut, transmisi hanya dapat berpindah diantara gigi 1 sampai 2. Untuk kondisi jalan yang lainnya sekaligus cara mengatasinya, bisa anda simak pada lanjutan ulasannya dibawah ini.

Cara mengemudi yang benar Pada Kondisi Jalanan

Ketika Jalan Normal

Pada kondisi ini yaitu keadaan jalan yang normal baik itu dari segi kecepatan, kondisi lalu lintas, kondisi permukaan jalan, serta penerangan jalan cukup. Pengemudi dapat menggunakan tuas transmisi di posisi D dan menikmati perjalanan dengan nuansa yang santai.

Ketika Jalan macet

Pada kondisi ini pengguna mobil matic hanya perlu menahan rem ( untuk berhenti antara 5 – 15 detik ), tidak seperti mengendarai mobil manual yang harus menginjak rem kemudian pedal kopling dan memindahkan gigi ke posisi N.

Ketika Berhenti lama

Jika pada kondisi yang macet cukup parah dan mengharuskan untuk berhenti, maka sebaiknya anda pindahkan tuas transmisi ke posisi N dengan bersamaan menggunakan rem parkir (rem tangan). Hal ini bertujuan guna menghemat bahan bakar serta berjaga-jaga dari kemungkinan ketidaksengajaan pengemudi melepas pedal rem.

Ketika Jalan menurun

Kemudian pada jalan turunan sangat kami sarankan bagi anda untuk memindahkan tuas transmisi ke posisi yang ideal agar proses pengeremannya dapat terbantu rem mesin. Bisa juga menggunakan mode D2 untuk turunan ringan di daerah pedesaan, sementara untuk turunan yang curam panjang bisa menggunakan tuas transmisi pada posisi L.

Ketika menyalip

Untuk menyalip akan dibutuhkan kejelian untuk menyesuaikan waktu pergantian gigi dan kecepatan berkendaranya agar tidak terjadi kehilangan percepatan mobil saat ditengah-tengah. Untuk memperoleh percepatan yang tinggi ketika hendak menyalip anda bisa menginjak pedal gas dengan dalam agar transmisi berpindah pada gear rasio ringan kemudian mobil terdorong ke depan sehingga bisa menyalip mobil di depannya. Setelahnya lepaskan pedal gas secara perlahan agar mobil memperoleh kecepatan yang cepat secara stabil.

Ketika berhenti atau hendak parkir

Pengemudi bisa menginjak pedal rem sampai berhenti dan kemudian meletakkan tuas transmisi ke posisi N ( Netral ), lalu pergunakan rem parkir dengan bersamaan mengarahkan tuas transmisi ke posisi P (parkir) dan terakhir matikan mesinnya.

Posisi Tuas Transmisi Mobil Matic 2

  • Tips yang terakhir adalah dengan memahami fungsi dari tiap – tiap tombol hold. Tombol ini adalah fitur penguncian gigi yang bisa dioperasikan ketika tuas transmisi pada posisi D. Dimana ketika tombol tersebut diaktifkan, maka fitur tersebut secara otomatis juga akan mengunci mobil pada gigi 2 dan 3. Selain itu, dengan fitur ini mobil juga bisa lebih efisien dalam konsumsi BBM.

Catatan :

Bagi Anda pengguna mobil tipe matic, sering – seringlah memeriksa kondisi mesin dan saat mesin begitu panas terutama ketika dalam perjalanan yang jauh, disarankan untuk berhenti sejenak guna menstabilkan kondisi mesin dengan keadaan dingin. Kemudian lakukan perawatan mesin palin tidak seminggu sekali, sehingga mesin tetap terawat serta nyaman digunakan.

Demikianlah artikel kami yang membahas tentang Cara Menyetir Mobil Matic ini. Semoga bisa bermanfaat dan lebih menambah wawasan otomotif pembaca sekalian. Terdapat pula tips dan trik lainnya yang juga menarik dan bisa langsung anda baca di website ini. Terima Kasih.

Kata Kunci Masuk:

  • cara mengendarai mobil matic paling ampuh
  • posisi transmisi mobil matic
  • tipe mobil matic
  • triton 2017 transmisi cara mengemudikan